BAB
II
PEMBAHASAN
A.
Peranan
Teknologi Informasi dan Komunikasi
Perkembangan Teknologi Informasi dan
Komunikasi yang sangat cepat membuat seluruh aktifitas yang dilakukan oleh
manusia semakin singkat dan cepat. Dalam hal ini perkembangan tersebut memiliki
peran yang sangat penting dalam mendukung seluruh aktifitas manusia dalam
segala bidang antara lain :
1. Bidang
Pendidikan (e-education)
Globalisasi telah memicu
kecenderungan pergeseran-pergeseran dalam dunia pendidikan dari tatap muka yang
konvensional ke arah pendidikan yang lebih terbuka dan lebih fleksibel.
Beberapa ahli sejak dulu telah meramalkan perubahan-perubahan di bidang
pendidikan. Mereka itu diantaranya berikut ini: Ivan Illich, tahun 70-an
mengagas tentang “Pendidikan tanpa Sekolah (Deschooling Socieiy)” yang secara
ekstrim guru tidak lagi diperlukan. Berikut merupakan beberapa pendapat dari
beberapa ahli:
- Bishop G., tahun 1989
meramalkan bahwa pendidikan mendatang akan bersifat luwes (flexible),
terbuka, dan dapat diakses oleh siapapun yang memerlukan tanpa batasan
usia maupun pengalaman pendidikan sebelumnya.
- Mason R., tahun 1994
berpendapat bahwa pendidikan mendatang akan lebih ditentukan oleh
jaringan informasi yang memungkinkan terjadinya interaksi dan
kolaborasi..
- Tony Bates, tahun 1995
menyatakan bahwa teknologi dapat meningkatkan kualitas dan jangkauan bila
digunakan secara bijak untuk pendidikan dan latihan, dan mempunyai arti
yang sangat penting untuk kesejahteraan ekonomi.
- Alisjahbana I., tahun 1966
mengemukakan bahwa pendekatan pendidikan dan pelatihan akan bersifat “Saat
itu juga (Just on Time)”, teknik pengajaran akan bersifat dua arah,
kolaboratif, dan interdisipliner.
- Romiszowski & Mason (1996)
memprediksi penggunaan “Computer-based Multimedia Communication (CMC)”
yang bersifat sinkron dan asinkron.
Dari pandangan para ahli di atas
dapat disimpulkan bahwa dengan masuknya pengaruh globalisasi, pendidikan masa
depan akan lebih bersifat terbuka dan dua arah, beragam, multidisipliner, serta
terkait pada produktivitas kerja “saat itu juga” dan kompetitif.
Seperti kita ketahui bahwa saat ini bimbingan
konseling belum dikatakan materi, sehingga tidak semua sekolah di Indonesia
memberikan jam yang cukup untuk materi bimbingan konseing ini, karena berbagai
alasan. Dengan demikian apakah dengan tidak tersedianya waktu yang cukup peran
guru bimbingan konseling akan berhasil? Siapapun pasti akan menjawab tidak.
Dengan argumen apapun jika waktu yang tersedia tidak cukup atau tidak sesuai
seperti yang diharapkan, maka jangan harap apa yang disampaikan bisa mengenai
sasarannya. Oleh karena itu peranan teknologi informasi bisa menjawab
kekurangan waktu tersebut. Aplikasi teknologi informasi dalam bimbingan
konseling adalah memberikan informasi kepada klien tentang apa yang
dibutuhkannya. Selain itu, sarana yang diberikan oleh teknologi informasi itu sendiri,
memungkinkan antar pribadi atau kelompok yang satu dengan pribadi atau
kelompok lainnya dapat bertukar pikiran. Teknologi informasi pun dapat meningkatkan
kinerja dan memungkinkan berbagai kegiatan untuk dilaksanakan dengan cepat,
tepat dan akurat, sehingga pada akhirnya akan meningkatkan produktivitas kerja
konselor itu sendiri.
E-government mengacu pada penggunaan
teknologi informasi oleh pemerintahan, seperti menggunakan intranet dan
internet, yang mempunyai kemampuan menghubungkan keperluan penduduk, bisnis,
dan kegiatan lainnya. Pada intinya e-government adalah penggunaan teknologi
informasi yang dapat meningkatkan hubungan antara pemerintah dan pihak-pihak
lain. Penggunaan teknologi informasi ini kemudian menghasilkan hubungan bentuk
baru seperti: G2C (Governmet to Citizen), G2B (Government to Business), dan G2G
(Government to Government).
3. Bidang
Keuangan dan Perbankan
Untuk menunjang keberhasilan
operasional sebuah lembaga keuangan/perbankan seperti bank, sudah pasti
diperlukan sistem informasi yang handal yang dapat diakses dengan mudah oleh
nasabahnya, yang pada akhirnya akan bergantung pada teknologi informasi online,
sebagai contoh, seorang nasabah dapat menarik uang dimanapun dia berada selama
masih ada layanan ATM (Anjungan Tunai Mandiri) dari bank tersebut, atau seorang
nasabah dapat mengecek saldo dan mentransfer uang tersebut ke rekening yang
lain hanya dalam hitungan menit saja.
Perkembangan teknologi informasi
Indonesia sangat dipengaruhi oleh kemampuan SDM dalam memahami komponen
teknologi informasi, seperti perangkat keras dan perangkat lunak komputer;
sistem jaringan baik berupa LAN (Local Area Network) ataupun WAN (Wide Area
Network) dan sistem telekomunikasi yang akan digunakan untuk mentransfer data.
Kebutuhan akan tenaga yang berbasis teknologi informasi masih terus meningkat;
hal ini bisa terlihat dengan banyaknya jenis pekerjaan yang memerlukan
kemampuan di bidang teknologi informasi di berbagai bidang; juga jumlah SDM
(Sumber Daya Manusia) berkemampuan di bidang teknologi informasi masih sedikit,
bila dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia.
4. Bidang
Perniagaan dan Perdagangan (e-commerce)
Electronic Comerce (E-Commerce) atau
perdagangan secara elektronik adalah perdagangan yang dilakukan dengan
memanfaatan jaringan telekomunikasi terutama Internet. Internet memungkinkan
orang atau organisasi yang berada pada jarak yang jauh dapat saling
berkomunikasi dengan biaya yang murah. Hal ini kemudian dimanfaatkan untuk
melakukan transaksi perdagangan.
Ada banyak bentuk perdagangan secara elektonik yang dilakukan sekarang , antara lain : Internet Banking, pembelian dan penyedian barang, toko online dan sebagainya. Perdagangan secara elektronik memberikan keuntungan baik kepada perusahan maupun kepada pelanggan (customer).
Ada banyak bentuk perdagangan secara elektonik yang dilakukan sekarang , antara lain : Internet Banking, pembelian dan penyedian barang, toko online dan sebagainya. Perdagangan secara elektronik memberikan keuntungan baik kepada perusahan maupun kepada pelanggan (customer).
E-commerce merupakan suatu set dinamis teknologi, aplikasi, dan
proses bisinis yang menghubungkan perusahaan, konsumen dan komunitas melalui
transaksi elektronik dan perdagangan barang, pelayanan informasi yang dilakukan
secara elektronik”. Di internet, juga bisa melakukan transaksi jual beli
barang. Sekarang di internet sudah banyak terdapat toko online. Secara
fisik, mereka bukan toko dalam arti sebenarnya. Mereka hanya menyediakan situs
web, dan melalui situs web ini bisa memesan barang-barang tertentu pada mereka.
Misalnya saja hendak membeli mobil. tinggal mengisi formulir yang disediakan,
menuliskan spesifikasi mobil yang hendak di beli, lalu tekan tombol buy (beli).
Pembayaran dilakukan dengan kartu kredit (melalui internet juga). Beberapa hari
kemudian, mobil yang Anda pesan tersebut diantar ke rumah Anda.
B.
Manfaat
Teknologi Informasi dan Komunikasi
TIK dengan kemampuan untuk mendistribusikan
informasi secara cepat, dari satu tempat ke tempat yang lain yang berjauhan,
tentu saja memberikan manfaat yang sangat berarti dalam kehidupan manusia.
Berikut ini dijelaskan manfaat penerapan TIK bagi Bimbingan dan Konseling :
1. Akan
meningkatkan kreativitas, meningkatkan keingintahuan dan memberikan variasi
pengajaran, sehingga kelas akan menjadi lebih menarik.
2. Konselor
akan memiliki pandangan yang baik dan bijaksana terhadapmateri yang diberikan.
3. Akan
memunculkan respon yang positif terhadap penggunaan email.
4. Tidak
akan menimbulkan kebosanan.
5. Karena
tuntutan layanan yang harus diberikan oleh guru Bimbingan dan Konseling kepada
seluruh siswa di sekolah yang begitu besar sementara ratio jumlah Konselor/
Guru BK tidak seimbang dengan jumlah siswa di sekolah, sehingga diharapkan
dengan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi ini masalah-masalah siswa
yang bersifat minor di sekolah dapat ditangani secara menyeluruh.
Sedangkanmanfaatlainnyasebagaiberikut
:
1)
Globalisasi
Dengan
hadirnya TIK, orang-orang yang tersebar di dunia bisa saling bertukar informasi
atau berinteraksi dengan cepat dan effisien, tidak tergantung pada lokasi
mereka ataupun perbedaan bahasa yang mereka gunakan sehari-hari. Seorang siswa
yang tinggal di daerah yang terpencil bisa mengambil informasi atau memperoleh
pengetahuan yang sebenarnya terletak ribuan atau ratusan ribu kilometer
darinya. Sebagai contoh, seorang yang ingin beli buku yang ada di luar negri
cukup mendatangi warung internet, jika tidak punya akses di rumah atau di
kantor, dan melakukan pemesanan karena penjual membuka toko buku online.
2)
Kemudahan Berkomunikasi
Dengan
buatan TIK, setiap orang dapat berkomunikasi dengan cepat, murah dan efisien.
Orang bisa menggunakan komunikasi tidak langsung seperti surat elektronis,
komunikasi langsung melalui chatting, ataupun bertatap muka secara elektronis
melalui videokonferensi.
3)
Dukungan Pembelajaran
Banyak
program komputer yang ditujukan untuk mempermudah orang dalam mempelajari ilmu
pengetahuan maupun bahasa asing,dengan dukungan multimedia, ilmu-ilmu yang
sering dianggap sulit dapat disajikan dalam bentuk atau cara yang membuat orang
senang mempelajarinya. Sesuatu materi juga dapat dipelajari dengan komputer
tanpa harus menginstal program karena program ditauh pada penyedia dan kita
cukup mengunjungi situs webnya.
4)
Penghematan Biaya
Pebisnis
dapat menggunakan TIK untuk menjalankan bisnis dengan harapan dapat melakukan
penghematan biaya sehingga bisa menjual produk dengan lebih mudah dan
meningkatkan kompetisi dengan pesaing. Berbagai perusahaan bisa saling bekerja
sama untuk bertukar informasi secara otomatis sehingga tidak perlu melibatkan
orang lain secara khusus. Mesin otomatis dapat bekerja menggantikan peran
manusia sehingga produksei menjadi lebih mudah dan kualitas seragam bisa
diperoleh.
5)
Penghilangan Kendala Waktu
Dengan
dukungan TIK, perusahaan dapat melayani pelanggan selama 24 jam sehari.
Perusahan dapat mengoperasikan bisnis tanpa kendala waktu. Nasabah bank bisa
mengambil uang kapan saja dengan cukup mendatangi mesin ATM. Bank pun tidak
perlu menggaji teller untuk bekerja 24 jam nonstop. Mobile banking memungkinkan
nasabah bank melakukan transaksi atau melihat saldo dari mana saja, Sekalipun
mungkin ia sedang berada di hutan atau negara lain yang tidak menyediakan ATM
bank bersangkutan.
6)
Peningkatan Layanan
TIK dapat
digunakan untuk meningkatkan layanan dan kepuasan pelanggan. ATM, mobile
banking, toko online merupakan salah satu bentuk peningkatan layanan kepada
pelanggan. Perbaikan layanan tersebut diharapkan mampu menjaga loyalitas
pelanggan. Banyak pemerintah kita atau kabupaten yang menyelenggarakan e-gov
dalam rangka memberikan kemudahan dalam melayani masyarakat atau pebisnis.
7)
Peningkatan Produktivitas Kerja
TIK juga
dapat digukana untuk meningkatkan produktivitas kerja sehingga pekerja dapat
memberikan sumbangan berarti yang lebih banyak kepada institusi tempat mereka
bekerja. Hal – hal yang menjemukan seperti melakukan perhitungan kredit dapat
dialihkan ke komputer dan pekerja dapat memanfaatkan waktunya untuk berfikir ke
hal0hal yang lebih produktif atau meningkatkan kreativitasnya sehingga lebih
memberi manfaat bagi perusahaan.
8)
Pencitpaan Lapangan kerja Baru
TIK telah
membuka banyak lapangan kerja baru sehingga penjaga warnung internet, tenaga
pemasar, pemrogram dan ragam tenanga khsusu yang dibutuhkan keterampilan. Pada saat
ini banyak istilah spesialis yang terkait dengan dunia TIK, seperti analis
sistem, desainer sistem, webmaster, dan system engineer.
9)
Penggantian Pekerjaan yang Beresiko
TIK dapat
pula dimanfaatkan untuk menangani aktivitas yang membahayakan jiwa manusia,
misalnya pada pengecoran logam atau pada penanganan limbah. Contoh lain yang
menarik telah dilakukan oleh badan Antariksa Amerika Serikat (NASA). Pada 4
December 1996, NASA mengirimkan pesawat tanpa awak ke planet mars. Misinya
adalah melakukan analisa terhadap atmosfer, cuaca dan kondisi tanah di planet
tersebut. Pesawat ini membawa robot berbentuk kendaraan yang diberinama
Sojourner atau bebatuan Sojourner Rover dan dapat melakukan penelitian terhadap
bebatuan di Planet Mars. RObot ini dapat mengirimkan gambar-gambar yang diamati
ke bumi.
10)
Resource sharing
Dengan
resource sharing dapat menggunakan sumberdaya yang secara bersama-sama.
Misalnya seorang pengguna yang berada di 100 Km jauhnya dari suatu data, tidak
mendapatkan kesulitan dalam menggunakan data tersebut dan seolah olah data
tersebut berada di dekatnya. Hal ini sering diartikan bahwa jaringan komputer
mengatasi masalah jarak.
11)
Reliabilitas tinggi
Dengan
reliabilitas tinggi dengan jaringan komputer kita akan mendapatkan reliabilitas
yang tinggi dengan memiliki sumber-sumber alternatif persediaan. Misalnya semua
file dapat disimpan atau di copy ke dua, ketiga , atau lebih komputer yang
terkoneksi ke jaringan. Sehingga bila satu mesin rusak maka salinan di mesin
lain bisa digunakan.






0 komentar:
Posting Komentar
silahkan komentar dengan bahasa yang sopan